Jelaskan Penanganan Terorisme, BNPT Lakukan Lawatan ke Jerman

0
64
Kepala BNPT melakukan pertemuan dengan Kemlu Jerman, Kamis (19/10/2017). (BNPT)

Wiesbaden, MENTARI.ONLINE – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan lawatan ke Jerman guna memenuhi undangan The Federal Criminal Police of Germany (Bundeskriminalant/BKA).

Lawatan ke Jerman tersebut, dalam rangka memberikan penjelasan kepada instansi pemerintah di Jerman mengenai upaya yang telah dilakukan Indonesia dalam menangani masalah radikalisme dan terorisme.

Kepala BNPT, Suhardi Alius menerangkan, pihaknya diminta menjelaskan pendekatan yang dilakukan Indonesia dalam penanganan masalah radikalisme terorisme selama ini ke beberapa institusi pemerintahan Jerman.

“Karena mereka ingin tahu mengenai bagaimana pengalaman kita (Indonesia) selama ini dalam menanggulangi terorisme termasuk diantaranya mengenai tantangan dari FTF (Foreign Terrorist Fighter),” ujar Suhardi Alius, usai melakukan pertemuan di kantor Bundeskriminalamt/BKA, Wiesbaden, Jerman, Kamis (19/10/2017) malam.

Kepala BNPT melakukan pertemuan dengan Kemlu Jerman, Kamis (19/10/2017). (BNPT)

Dalam pertemuan tersebut, Suhardi Alius menyampaikan pemahaman mengenai pentingnya upaya meny eimbangkan  penggunaan pendekatan keras (hard approach) serta pendekatan lunak (soft approach) dalam penanggulangan terorisme.

“Dalam hal soft approach, Indonesia relatif berhasil dalam program deradikalisasi, di mana teroris yang telah menjalani masa hukuman dari sebanyak 560 orang hanya 3 orang yang kembali melakukan tindakan terorisme,” ujar mantan Kapolda Jawa Barat tersebut.

Sementara itu, program kontra-radikalisasi yang dilakukan BNPT  yakni dengan menggandeng unsur masyarakat termasuk pemuda, ‘netizen’ dan juga mantan aktivis teroris untuk melakukan counter narative telah menjadi program unggulan nasional.

Sejumlah instansi pemerintahan Jerman yang turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah  Kementrian Dalam Negeri (Federal Ministry of the Interior), Kementrian Luar Negeri (Federal Foreign Office, Bundeskriminalamt/BKA Germany, serta Lembaga Swadaya Masyarakat  (BAHIRA Advice Centre). (Joe)