Jadi Co Promotor Disertasi, Hamdan Zoelva Datangi Sekolah Pascasarjana UMS

0
59

Solo, MENTARI.ONLINE – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Hamdan Zoelva datang ke Sekolah Pascasarjana  Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rabu (27/12/2017). Ketua Partai Bulan Bintang tersebut  datang sebagai co promotor disertasi mahasiswa program doktor di Pascasarjana UMS.

Ketua Program Doktor (S3) Program Studi Ilmu Hukum Prof. Dr. Absori. SH.M.H menjelaskan kedatangan Hamdan Zoelva ke Pascasarjana UMS untuk mengikuti seminar proposal disertasi mahasiswa  progdi hukum Program Doktor (S3) UMS yang bernama Ahmad yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Tangerang.

“Beliau bertindak sebagai co-promotor, pembantu promotor. Promotornya saya. Co promotor  yang satunya Pak Aidul Fitri Ciada tapi beliau tidak datang,” kata Absori.

Menurut Absori Ahmad sedang proses mengerjakan proposal disertasi yang membahas tema tafsir konstitusi dalam perspektif kekuasaan negara menurut hukum transendental.  Mengenai apa saja yang ditanyakan Hamdan Zoelva saat seminar, Absori mengatakan, yang ditanyakan adalah bagaimana tafsir kekuasaan itu harus memiliki makna yang jelas.

“Kalau tidak jelas maka bisa multi tafsir. Seperti contoh masalah air. Dulu pernah digugat di MK tetapi kalah. Sekarang, dengan kekuasaan yang baru, digugat menang. Artinya begini, hal itu berangkat dari pasal 33 ayat 1,2 dan 3 UUD 1945. Bunyi pasal 33 UUD 1945 sebagai berikut : ayat (1) berbunyi; Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan, ayat (2); Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara, ayat (3) menyebutkan ; Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” kata Absori.

Kata-kata ‘negara’ inilah, kata Absori yang ditafsirkan, supaya negara itu menjadi kuat sehingga jangan sampai semua diserahkan kepada swasta. “itu yang ditanyakan beliau (Hamdan Zoelva). Lalu diperkuat ,dikasih nilai transendental. Contoh dalam memahami keagamaan sebab negara itu lahir atas berkat rahmat Allah. Dasar negara sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa,” kata Absori.

Absori menambahkan, Ahmad kuliah di Program Doktor (S3) program study hukum di Pascasarjana UMS dibiayai oleh Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI yang merupakan program kerjasama Kemenristek Dikti dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebagai usaha meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga pengajar di perguruan tinggi di Indonesia.

“Tadi seminar proposal disertasinya berlangsung sekitar 1,5 jam,” kata Absori. (joe)