Pemerintah Impor Beras 500.000 Ton dari Vietnam dan Thailand

0
154
Kegiatan penurunan beras di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (11/1/2018). (Liputan6.com)

Jakarta, MENTARI.ONLINE – Kamis (11/1/2018) malam, pemerintah mengumumkan  akan mengimpor beras dari Vietnam serta Thailand sebanyak 500.000 ton. Kebijakan impor beras dibuat untuk mengatasi pasokan beras yang menurun.

“Kami memasok beras impor, maka kekhawatiran kekurangan pangan (teratasi), masalah perut, masalah pangan itu menjadi prioritas,” terang Menteri Perdagangan yang sering dipanggil Enggar itu.

Menurut politisi Partai Nasdem itu, beras yang diimpor dari Vietnam dan Thailand tersebut merupakan beras premium tetapi akan dijual dengan menggunakan harga beras medium yaitu Rp 9.450 per kilogram untuk wilayah Jawa, Lampung dan Sumatera Selatan.

Sementara jenis beras yang di impor nantinya merupakan jenis beras khusus yang tidak ditanam di Indonesia. Enggar menandaskan beras impor dari dua negara tetangga Indonesia tyersebut akan tiba di dalam negeri pada akhir Januari ini.

Sehingga tidak akan menganggu masa panen raya padi di Indonesia yang akan dilakukan pada Februari-Maret nanti. “Masuk akhir Januari,” ujar Enggar.

Kegiatan penurunan beras di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (11/1/2018). (Liputan6.com)

Kebijakan impor beras yang dilakukan pemerintah menggunakan landasan hukum Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 1 Tahun 2018. Importir yang dipilih pemerintah untuk melakukan impor beras adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI.

Enggar menmbahkan dengan impor beras ini, kekhawatiran kekurangan pangan bisa teratasi.” Persoalan perut, masalah pangan itu menjadi prioritas,” kata Enggar. (joe/Kompas.com)